Berani Investasi Biaya di Sekolah Penerbangan?

Tak dapat dipungiri bahwa kebutuhan tenaga profesional pilot di Indonesia masih sangat tinggi

Seperti di kutip dari situs angkasa.co.id, kementrian perhubungan mempunyai data mengenai kebutuhan tenaga kerja di dunia penerbangan. Maskapai penerbangan nasional di tahun 2015 membutuhkan 4000 pilot, engineer 9.500 orang dan pengatur lalu lintas udara mencapai 1.000 orang. Setiap bulan maskapai penerbangan mendatangkan armada pesawat sekitar 5 buah, jadi dalam setahun 600 pesawat tersebut akan membutuhkan 1.200 orang untuk posisi pilot dan co-pilot.

Coba Anda bandingkan dengan beberapa jenis pekerjaan dibidang lain yang membutuhkan ijazah S1, dengan menempuh sekolah penerbangan lebih menjanjikan, meskipun kendala utama adalah faktor biaya pendidikan yang cukup mahal. Waktu yang harus ditempuh untuk mendapatkan gelar S1 paling sedikit membutuhkan waktu 4 tahun, untuk lulusan S1 mereka harus berusaha mencari pekerjaan sendiri dengan status Fresh Graduate, gaji seorang Fresh Graduate kurang lebih mengikuti upah minimum regional setempat. Sedangkan untuk seorang pilot baru membutuhkan waktu paling lama 18 bulan untuk mengenyam pendidikan di sekolah pilot yang baru dan jika setelah lulus kemudian diterima di maskapai penerbangan, walaupun belum on seat di pesawat dan masih menjalani pelatihan simulator mendapatkan gaji sekotar 14 – 16 juta di setiap bulannya. wow, mantab bukan?

Adakah Biaya Lisensi Penerbangan?

Investasi biaya pendidikan sekolah akademi penerbangan berkisar antara 400 sampai 800 juta per orang. Hal ini tentunya sangat memberatkan orang tua siswa, orang tua harus berpikir keras untuk mendukung pendidikan anaknya menjadi seorang pilot. Sekarang hal ini tidak terlalu menguatirkan, sekolah pilot untuk membantu calon siswanya menawarkan bantuan-bantuan untuk melancarkan proses pendidikan tersebut. Beberapa sekolah penerbangan menawarkan paket tiap lisensi, lisensi PPL (Private Pilot License) dan IR (Instrument Rating). Tahap selanjutnya adalah mendapatan lisensi CPL (Comercial Private License) untuk bisa dapat bekerja di maskapai penerbangan nasional. Selain itu sekolah pilot lainnya menawarkan sistem pinjaman bank, dimana sekolah bekerjasama dengan bank yang di tunjuk untuk memberikan pinjaman kepada siswa dan pembayaran dilakukan dengan cara memotong gaji saat diterima menjadi pilot di maskapai penerbangan tersebut.

Meskipun pinjaman tersebut merupakan solusi faktor biaya, namun demikian tidak semua siswa mendapat fasilitas bantuan pinjaman bank, hanya siswa yang berpotensi dan berkualitas di awal pendidikan saja yang dipilih untuk mendapatkan fasilitas tersebut. Siswa yang mendapatkan bantuan fasilitas tersebut di didik dan terikat ikatan dinas untuk menjadi instruktur di akademi tersebut sebelum di terima menjadi seorang pilot di maskapai penerbangan nasional.

Apabila siswa di terima di maskapai Garuda Indonesia, perkiraan gaji seorang kapten sekitar 47,7 juta belum termasuk tunjangan lainnya. Profesi pilot merupakan salah satu profesi dengan penghasilan tertinggi di Indonesia, sebanding dengan investasi awal yang dikeluarkan. Tertarik menjadi seorang Pilot?

 

4 pemikiran pada “Berani Investasi Biaya di Sekolah Penerbangan?”

    • Hello!

      You would need to check with the individual bank to see what their terms and conditions are. Epic does not provide loans or scholarships. We do have suggestions for helping you find funding here: https://epicflightacademy.com/flight-school-financing-international/

      Best of luck!

      Balas
  1. Hai, bagaimana syarat&ketentuan cara mendapatkan biaya dari bank untuk sekolah pilot? Dan bisa dijelaskan lebih detailnya lagi? Terima kasih!

    Best regards,

    Fernandito

    Balas
    • Thank you for your interest in Epic Flight Academy! We would be happy to provide you with more information about attending our international flight school. Are you able to write in English?

      Balas

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.